Keterbatasan arah stres: Karakteristik stres dari tiang ground spiral menentukan bahwa ia hanya dapat bertindak ke arah tegak lurus terhadap tanah, dan memiliki resistensi yang relatif sedikit dalam arah horizontal. Oleh karena itu, dalam bencana alam seperti gempa bumi atau kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang, tumpukan tanah spiral mungkin tidak dapat memberikan dukungan yang cukup, menghasilkan keruntuhan atau kemiringan.
Batasan Situs yang berlaku: Penggunaan tumpukan tanah spiral agak dibatasi oleh jenis tanah. Misalnya, rawa -rawa dan kondisi tanah lunak dapat membatasi efektivitas tumpukan tanah spiral, sehingga membatasi aplikasi mereka yang meluas.
Instalasi yang sulit: Pemasangan tumpukan tanah spiral membutuhkan peralatan profesional dan personel teknis. Jika proses pemasangan tidak secara teknis sehat atau peralatan tidak sesuai, ia dapat memiliki konsekuensi serius. Dalam beberapa situasi, seperti membangun di daerah dataran rendah, tumpukan tanah spiral perlu dibor ke tanah pada kedalaman yang lebih dalam, yang meningkatkan kesulitan dan biaya pemasangan.
Untuk mengatasi masalah ini, kita dapat mempertimbangkan yang berikut:
Memilih tumpukan tanah spiral yang tepat: Untuk tanah lunak seperti rawa -rawa, disarankan untuk menggunakan tumpukan tanah spiral yang dirancang khusus untuk tanah lunak untuk meningkatkan ketahanan stres horizontal mereka.
Meningkatkan kedalaman tiang: Untuk membangun di daerah dataran rendah, kita dapat meningkatkan kedalaman tumpukan tanah spiral untuk meningkatkan kekuatan dukungannya.
Persiapan yang tepat sebelum instalasi: Sebelum pemasangan, perlu melakukan penyelidikan geologis untuk memahami kondisi geologis untuk memilih metode dan lokasi pemasangan yang sesuai. Pada saat yang sama, juga perlu untuk memastikan bahwa peralatan dan personel yang digunakan selama pemasangan memiliki kualifikasi dan tingkat teknis yang tepat.
Mempertimbangkan metode penguatan lainnya: Untuk beberapa bangunan atau area yang sangat penting dengan kondisi cuaca ekstrem yang sering seperti gempa bumi dan angin kencang, metode penguatan lainnya dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan stabilitas bangunan, seperti dinding kontinu bawah tanah, kolom pencampuran tanah, dll.
Secara umum, penggunaan tumpukan tanah spiral hot-dip galvanis di rawa-rawa membutuhkan pertimbangan penuh karakteristik stresnya, situs yang berlaku, dan kesulitan instalasi, dan langkah-langkah yang sesuai harus diambil untuk mengatasi masalah ini.

